Langsung ke konten utama

Semenjak ada kata bucin, istilah tulus jadi kehilangan makna




"Orang dengar lagu cinta, dibilang bucin. Orang baca novel romance dibilang bucin. Orang nonton drama korea, dibilang bucin. Ada ada saja kelakuan orang di negara, ah!"
https://twitter.com/dsuperboy/status/1088085784152829953


Begitu kira-kira cuitan penulis legend Boy Candra di twitternya. Apa sih itu Bucin? Kata anak-anak milenial, Bucin merupakan akronim dari "Budak Cinta". Batas seseorang berhak mendapatkan gelar bucin pun tak jelas seperti hubunganmu dengan gebetan.

Yang jelas, saat ini hampir semua orang yang punya pacar, baik yang pacarannya lebay dan atau enggak. Diarani "Halaahhh dasar, bucin we". Bahkan yang lebih parah, kalau temannya punya pacar sudah lima tahunan tapi gak putus-putus dikatain. "Mosok wedokan kuwiii teros, bucin tenan ra genti-genti". Bedakan bucin dengan setia beb.

Perlu saya tegaskan, kalau kasus barusan sepertinya bukan tergolong bucin ya sobat ambyar ku semuanya. Lalu bagaimana kategori bucin itu sendiri?

Kalau kata mas Boy Candra, Sayang dan bucin jelas beda. Saat kamu sayang pada seseorang, kamu mendukung agar dia berkembang dan kamu ingin berkembang agar tetap seimbang. Kalau bucin, kamu takut dia makin hebat, takut dia ninggalin kamu. Akhirnya berusaha menguasai atau membiarkan dirimu dikuasi olehnya.

Contoh kecil bucin. Kamu nangis-nangis bahkan depan orang ramai, cuma gara-gara pacarmu minta putus. Kamu mau ngelakuin apa pun, iya, APA PUN demi biar dia selalu mau jadi pacarmu. Bukan karena nulis gegalauan atau dengar lagu cinta, lantas jadi bucin? Beda.

Kalau kamu jomblo, lalu nulis gegalauan untuk sekedar ngisi artikel di bloggermu di mana sebenarnya kamu tidak merasa galau, dan cuma pengen nulis aja di Instastory buat konten yang kiranya bisa menambah endorsan. Itu tidak usah dikatakan bucin yes. Nah, sosok bucin ini biasanya membatasi pasangannya melakukan kegiatan yang padahal itu bermanfaat, misal



Source: Aku dewe

Kalau sudah begitu, namanya toxic dan harus banget dihindari. Bukan berarti putus ya, tapi lebih banyak edukasi bojoanmu itu, ajak komunikasi dengan baik. Karena kadang keadaan seperti itu timbul karena "Dia dipanas-panasin temannya". Atau kelakuanmu sing emang ket awal bajingan. makane nde'e cemburuan terosss. HAHA



Salam sejahtera, salam pejuang anti warisan


Pribumi Ngayogyakarta





















Komentar

  1. "Selamat siang Bos 😃
    Mohon maaf mengganggu bos ,

    apa kabar nih bos kami dari Agen365
    buruan gabung bersama kami,aman dan terpercaya
    ayuk... daftar, main dan menangkan
    Silahkan di add contact kami ya bos :)

    Line : agen365
    WA : +85587781483
    Wechat : agen365


    terimakasih bos ditunggu loh bos kedatangannya di web kami kembali bos :)"

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Dalam Genetika

What Is Definition Of : 1.        Gen       Kata ‘Gen’, berasal dari bahasa Belanda yang artinya adalah unit pewarisan sifat bagi organisme makhluk hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA yang menyandi suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendalian), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya.       Gen juga dapat disebut sebagai satuan diskret informasi herediter genetic yang terdiri atas sekuens nukleotida spesifik dalam DNA (Atau RNA, pada beberapa virus) 2.        Alel       Dalam   genetika ,   alel   (dari   bahasa Belanda ,   allel, dibentuk dari kata   bahasa Yunani allé...

Jam’iyyatul Islamiyah Gerakan Memahami al Qur’an Dan Hadits Serta Mengamalkannya

Oleh karena dianggap aneh, baru beberapa minggu bergabung di Jam’iyyatul Islamiyah sudah ditunjuk menjadi Ketua Umumnya, saya sering memperoleh pertanyaan dari teman-teman. Pertanyaan itu misalnya, organisasi itu sebenarnya fokus kegiatannya apa saja, apa bedanya dengan organisasi lain yang sudah ada sebelumnya, yaitu misalnya dengan NU, Muhammadiyah, al Wasliyah, Tarbiyah Islamiyah, dan lain-lain. Pertanyaan semacam itu adalah hal biasa muncul dari mereka yang memang belum mengenal sebelumnya. Sekalipun Islam itu adalah ajaran yang amat indah, dan jika dijalankan akan menenteramkan hati, namun ternyata tidak semua orang mudah menerimanya. Benar bahwa, seorang muslim harus menghargai orang lain, saling kasih mengkasihi, bertolong menolong, pemaaf, ikhlas, sabar, istiqomah, berperilaku jujur, dan seterusnya, namun ternyata tidak semua orang yang beragama Islam mampu menunjukkan perilaku yang demikian indah itu. Ada saja kesan bahwa kaum muslimin itu kurang memperhatikan ke...