Langsung ke konten utama

Istilah Dalam Genetika

What Is Definition Of :
1.      Gen

      Kata ‘Gen’, berasal dari bahasa Belanda yang artinya adalah unit pewarisan sifat bagi organisme makhluk hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA yang menyandi suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendalian), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya.
      Gen juga dapat disebut sebagai satuan diskret informasi herediter genetic yang terdiri atas sekuens nukleotida spesifik dalam DNA (Atau RNA, pada beberapa virus)

2.       Alel

      Dalam genetika, alel (dari bahasa Belanda, allel, dibentuk dari kata bahasa Yunani allélon yang berarti "saling berhadapan") merupakan bentuk-bentuk alternatif dari gen pada suatu lokus. Alel terbentuk karena adanya variasi pada urutan basa nitrogen akibat peristiwa mutasi. Istilah ini muncul akibat penggunaan allelomorph oleh William Batesonpada buku karangannya Mendel's Principles of Heredity (1902).
      Alel juga dapat disebut sebagai salah satu dari versi alternatif sebuah gen yang menghasilkan efek fenotipik tersendiri



3.       Homozygot
      Homozigot merupakan salah satu keadaan genotipe. Individu homozigot memiliki kromosom dengan alel yang sama pada setiap lokus gen-gennya. Lokus dengan genotipe homozigot memiliki alel yang sama. Sederhananya, homozigot merupakan kromoson yang memiliki dua alel idenik untuk gen tertentu


4.       Heterozigot
 Heterozigot adalah satu dari bentuk genotipe yang mungkin terjadi pada individu. Pada keadaan heterozigot, alel-alel yang menempati suatu lokus berbeda-beda untuk setiap kromosom. Pada individu diploid misalnya, keadaan ini dilambangkan sebagai Aa atau B1B2 (pilihan huruf terserah, bisa juga singkatan baku untuk gen). Kondisi heterozigot dalam pertanian dimanfaatkan dalam pembentukan varietas hibrida karena berhubungan dengan gejala heterosis.



5.       Dominan
AA
Menurut KBBI, dominan bermakna “berpengaruh kuat, tampak menonjol (tentang warna dan sebagainya)”
      Sedangkan, gen dominan adalah suatu gen yang menutupi ekspresi gen lainnya sehingga sifat yang dibawanya terekspresikan pada keturunannya. Gen dominan biasanya dilambangkan menggunakan huruf besar. Contohnya dalam persilangan dua organisme dengan satu sifat beda antara tanaman yang berbunga merah dan tanaman berbunga putih maka turunan atau filialnya adalah adalah tanaman berbunga merah dengan lambang gen Mm.Huruf M adalah lambang untuk gen pembawa warna merah yang dominan terhadap warna putih. Contoh lain dari peran gen dominan adalah gen yang mengatur warna kulit sehingga kulit memiliki warna adalah gen A, sedangkan gen a adalah gen yang tidak mampu memunculkan pigmen sehingga menimbulkan kulit albino. Ketika seseorang memiliki pasangan gen AA maka akan tetap memiliki kulit normal. Saat memiliki gen Aa akan tetap memiliki kulit berwarna karena gen A dominan terhadap a tetapi saat memiliki gen aa maka kulitnya akan albino. Gen dominan dapat pula diartikan sebagai gen yang tetap menunjukkan sifat atau ekspresinya meskipun berpasangan dengan gen yang resesif. Gen dominan tidak selamanya selalu bersifat baik, karena pada kenyataannya ada gen dominan yang membawa sifat buruk. Contoh gen dominan yang membawa sifat buruk adalah gen dominan langka yang menyebabkan penyakit tumor pada mata anak.

6.       Resesif
aa
Arti resesif berkebalikan dengan arti dominan, resesif berarti berpengaruh lemah, tidak menonjol.
      Jadi, Gen Resesif adalah gen yang lemah yang tidak dapat menunjukan sifat yang dibawahnya jika berpasangan dengan alel yang bersifat dominan ataupun normal. Gen resesif hanya bisa menunjukan sifat yang di bawanya jika berpasangan dengan gen resesif yang lain. Gen resesif disimbolkan dengan huruf kecil. Gen normal yang berpasangan dengan gen resesif di sebut Karier.
      Contoh Gen Resesif yang dapat menyebabkan penyakit atau kelainan genetik jika berpasangan dengan gen resesif yang lain adalah Gen resesif pembawa sifat buta warna.

7.       Fenotipe
      Fenotipe adalah sifat yang tersimpan di dalam gen, dapat dikatakan juga sebagai suatu karakteristik (baik struktural, biokimiawi, fisiologis, dan perilaku) yang  dapat diamati dari suatu organisme yang diatur oleh genotipe dan lingkungan serta interaksi keduanya.
      Pengertian fenotipe mencakup berbagai tingkat dalam ekspresi gen dari suatu organisme. Pada tingkat organisme, fenotipe adalah sesuatu yang dapat dilihat/diamati/diukur. Contoh :

1.     Warna mata
2.     Warna rambut
3.     Tinggi Badan
4.     Suara Anda
5.     Beberapa jenis penyakit
6.     Perilaku tertentu
7.     Ukuran paruh burung
8.     Panjang ekor rubah
9.     Warna garis-garis pada kucing
10.    Ukuran dan bentuk dari tempat di punggung anjing
11.     Ukuran sepatu individu



8.       Genotipe
      Genotipe adalah sifat yang tersimpan di dalam gen, genotipe dapat dikatakan bertanggung jawab terhadap fenotip, yaitu, susunan genetik dari suatu organisme hasil di beberapa karakteristik fisik organisme itu.
Genotipe adalah informasi yang terkandung dalam dua alel. Genotipe hanya dapat ditentukan oleh tes biologis, bukan observasi. Genotipe adalah sifat yang diturunkan dan informasi turun-temurun disahkan oleh orang tua menentukan genotipe. Informasi genetik Seluruh tentang suatu organisme yang terkandung dalam genotype bahkan orang-orang yang tidak diungkapkan secara visual atau sebaliknya.

9.       Mutasi
     Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar munculnya variasi-variasi baru pada spesies.
     Mutasi terjadi pada frekuensi rendah di alam, biasanya lebih rendah daripada 1:10.000 individu. Mutasi di alam dapat terjadi akibat zat pembangkit mutasi (mutagen, termasuk karsinogen), radiasi surya, radioaktif, sinar ultraviolet, sinar X, serta loncatan energy listrik seperti petir.
     Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (fenotipe) akibat mutasi disebut mutan. Dalam kajian genetik, mutan biasa dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami perubahan sifat, mutasi dapat menyebabkan kerugian pada manusia, karena dapat menimbulkan cacat atau lumpuh, namu, pada tumbuhan juga bersifat menguntungkan, contohnya pada semangka tanpa biji


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam’iyyatul Islamiyah Gerakan Memahami al Qur’an Dan Hadits Serta Mengamalkannya

Oleh karena dianggap aneh, baru beberapa minggu bergabung di Jam’iyyatul Islamiyah sudah ditunjuk menjadi Ketua Umumnya, saya sering memperoleh pertanyaan dari teman-teman. Pertanyaan itu misalnya, organisasi itu sebenarnya fokus kegiatannya apa saja, apa bedanya dengan organisasi lain yang sudah ada sebelumnya, yaitu misalnya dengan NU, Muhammadiyah, al Wasliyah, Tarbiyah Islamiyah, dan lain-lain. Pertanyaan semacam itu adalah hal biasa muncul dari mereka yang memang belum mengenal sebelumnya. Sekalipun Islam itu adalah ajaran yang amat indah, dan jika dijalankan akan menenteramkan hati, namun ternyata tidak semua orang mudah menerimanya. Benar bahwa, seorang muslim harus menghargai orang lain, saling kasih mengkasihi, bertolong menolong, pemaaf, ikhlas, sabar, istiqomah, berperilaku jujur, dan seterusnya, namun ternyata tidak semua orang yang beragama Islam mampu menunjukkan perilaku yang demikian indah itu. Ada saja kesan bahwa kaum muslimin itu kurang memperhatikan ke...

Semenjak ada kata bucin, istilah tulus jadi kehilangan makna

"Orang dengar lagu cinta, dibilang bucin. Orang baca novel romance dibilang bucin. Orang nonton drama korea, dibilang bucin. Ada ada saja kelakuan orang di negara, ah!" https://twitter.com/dsuperboy/status/1088085784152829953 Begitu kira-kira cuitan penulis legend Boy Candra di twitternya. Apa sih itu Bucin? Kata anak-anak milenial, Bucin merupakan akronim dari "Budak Cinta". Batas seseorang berhak mendapatkan gelar bucin pun tak jelas seperti hubunganmu dengan gebetan . Yang jelas, saat ini hampir semua orang yang punya pacar, baik yang pacarannya lebay dan atau enggak. Diarani " Halaahhh dasar, bucin we ". Bahkan yang lebih parah, kalau temannya punya pacar sudah lima tahunan tapi gak putus-putus dikatain. " Mosok wedokan kuwiii teros, bucin tenan ra genti-genti ". Bedakan bucin dengan setia beb. Perlu saya tegaskan, kalau kasus barusan sepertinya bukan tergolong bucin ya sobat ambyar ku semuanya. Lalu bagaimana kategori bucin itu ...